Cara Mudah Membuat Jurnal Ilmiah Yang Benar

Cara Mudah Membuat Jurnal Ilmiah Yang Benar

Pada pembahasan kali ini kami akan memberikan informasih menegenai Cara Mudah Membuat Jurnal Ilmiah yang benar. Selain itu juga anda haru mengetahui Cara Mencarai Jurnal Internasional Di Google Scholar. ingin tahu tipsnya? Silahkan simak pembahasan berikut ini.

Proses penulisa Jurnal penelitian sering kali menimbulkan kebingungan di kalangan rekan-rekan guru/dosen.

Padahal di era baru dunia pendidikan kita sekarang mencari jurnal penelitian untuk dijadikan syarat utama di berbagai momen.

Seperti kenaikan pangkat, penilaian kinerja dll. Setiap jurnal yang diterbitkan tidak terlepas dari banyak peraturan atau ketentuan yang berbeda-beda,Tergantung pada bagian yang diinginkan penerbitnya.

Kali ini kami ingin mencoba berbagi sedikit ilmu tentang metode dan proses penulisan jurnal.

Sebelum kita membahas lebih lanjut pada artikel, yang kami buat yaitu Cara Mudah Membuat Jurnal Ilmiah yang benar ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu jurnal.

Apa itu Jurnal

Penegertian jurnal adalah terbitan berkala yang berbentuk terbitan berkala, dalam hal ini jurnal terbit secara berkala seperti setiap 4 bulan atau 1 tahun sekali.

Ada berbagai jenis jurnal termasuk Profesional Or rade journals Popular journals, dan Scholar Journals. (Wikipedia)

Penjelasan bagian-bagian Jurnal, sebagai berikut :

1. Judul

Setiap jurnal ilmiah pasti mempunyai judul yang jelas, dengan membaca artikel maka pembaca akan mudah memahami pokok-pokok ulusan tanpa harus membaca keseluruhan ulusan.

Kata benda tidak boleh, mempunyai arti ganda. Disarankan tidak lebih dari 12 kata pada jurnal berbahasa Indonesia.

dan tidak lebih dari 10 kata pada jurnal berbahasa Inggris Judul ditulis di atas tengah halaman dengan huruf besar dan tebal.

2. Nama

Nama penulis, Nama pembimbing l, nama pembimbing ll, tanpa gelar akademik di sarankan mencantumkan nama institusi ( afiliasi, nama prodi, fakultas dan Universitas)

3. Abstrak

Abstrak berbeda dengan ringkasan. Bagian formal jurnal ilmiah digunakan untuk mencerna isi Jurnal.

Ringkasan di sini dimaksudkan untuk bersifat deskriptif dan tidak mengacu pada literatur.

Bagian abstrak harus berisi sekitar 250 kata yang merangkum tujuan, metode, hasil dan kesimpulan.

Jangan gunakan singkatan atau kutipan dalam ringkasan. Teks harus lengkap, tanpa catatan kaki Ringkasan ini biasanya ditulis terakhir.

Cara mudah untuk menulis ringkasan adalah dengan membuat daftar poin-poin terpenting di setiap bagian makalah.

Kemudian gunakan poin-poin tersebut untuk menuliskan deskripsi singkat tentang jurnal yang telah dibuat. Teks abstrak diketik dengan 1 spasi.

4. kata Kunci

Kata kunci mencakup 3 sampai 5 kata. Yang diambil dari poin-poin utama yang akan dibahas dalam analisis.

5. Pendahuluan

Pendahuluan memuat latar belakang tujuan penelitian, uraian maslah yang akan diteliti, kaitannya dengan teori, serta batasan dan tujuan penelitian. Teks ini ditulis dalam 2 spasi, kurang lebih 4 sampai 6 halaman.

6. Metode Penelitian

Bagian ini menjelaskan kapan percobaan dilakukan. Peneliti menguraikan desain eksperimen, peralatan, metode pengumpulan data, dan jenis pengadilan.

Jika percobaan dilakukan di alam, maka penulis menguraikan daerah penelitian,lokasi, dan juga menjelaskan pekerjaan yang dilakukan.

Aturan umum yang perlu diingat adalah bagian ini harus dijelaskan secara detail dan jelas agar pembaca memiliki pengetahuan dan teknik dasar untuk dapat mempublikasikannya. Tulis proses ini dalam dua spasi, atau sekitar 1 halaman.

7. Pembahasan/Hasil Pembahasan

Pembahasannya dapat dibagi menjadi beberapa bagian. Diketik dalam 2 sepasi. Penulisan sekitar 4 sampai 6 halaman.

Dalam pembahasan ini, bandingkan hasil penelitian dengan metode atau teori yang disebutkan dan jelaskan hasil penelitian Anda dengan penelitian sebelumnya dengan menunjukkan persamaan dan mendiskusikan perbedaan.

Pembahasan digunakan untuk hasil penelitian kualitatif, sedangkan hasil dan pembahasan digunakan untuk hasil penelitian kuantitatif.

8. Simpulan

Pada bagian kesimpulan yang membahas tentang pembuktian hipotesis dari penelitian, ditulis secara ringkas dan memuat informasi yang cukup sehingga pembaca mengetahui bahwa hipotesis tersebut terbukti dan mengetahui kelebihan dan kekurangan metode.

Dan seringkali terdapat saran-saran yang dapat diteliti lebih lanjut, yang dapat mencakup kemampuan sistem yang akan digunakan.

9. Daftar Pustaka

Tesis artikel ilmiah ditulis segera setelah teks berakhir (tidak perlu berpindah ke halaman baru), sedangkan skripsi artikel, buku, atau penelitian ditulis dengan berpindah ke halaman baru.

Unsur teks daftar pusaka disebut DAFTAR FUSAKA, dengan huruf tebal, vertikal, huruf kapital semua. Artikel-artikel yang tercantum dalam jurnal memuat satu per satu:

  1. Nama penulis secara berurutan: nama belakang, nama depan, dan nama tengah, tanpa gelar akademik,
  2. Tahun penerbitan.
  3. Nama, termasuk subjudul.
  4. Tempat penerbitan dan.
  5. Nama penerbit.

Ini mungkin berbeda tergantung pada sumber Pustakanya.

Kesimpulan

Nah, itu pembahasan kami mengenai Cara Mudah Membuat Jurnal Ilmiah Yang Benar, semoga dengan membaca artikel ini dapat menambah pemahaman kita. Terima kasih sudah membaca!

F&Q

Cara mudah untuk menulis ringkasan

Dengan membuat daftar poin-poin terpenting di setiap bagian makalah.

Ada berapa Jenis Jurnal yang termasuk Profesional

Or Rade Journals Popular Journals, dan Scholar Journals