Cara Tembus Jurnal internasional

Selamat datang di Academia Open Publisher, pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai Cara Tembus Jurnal internasional.

Bagi kamu yang ingin mengetahui lebih jauh, kamu dapat menyimak pembahasannya berikut ini.

Cara Tembus Jurnal internasional

Cara Tembus Jurnal internasional

Meskipun beberapa orang setuju bahwa menembus jurnal Scopus cukup sulit, ada beberapa cara dan tips yang bisa membantu kita berhasil.

1. Membuat Naskah dengan Minimal 20 Referensi

Membaca dan merujuk 20 artikel memang memerlukan banyak waktu, namun ini penting untuk meningkatkan kualitas publikasi. Jumlah referensi yang banyak seringkali menjadi pertimbangan penting bagi jurnal top untuk mengakui karya Anda.

2. Menjaga Plagiasi Tidak Lebih dari 15%

Plagiarisme tidak diterima dalam penulisan jurnal ilmiah. Gunakan software pemeriksa plagiarisme yang tersedia, baik yang gratis maupun berbayar, untuk memastikan artikel Anda memiliki nilai plagiasi maksimal 15%. Artikel jurnal dengan rating tertinggi Scopus mensyaratkan nilai plagiasi 15% atau kurang.

3. Penulis Lebih dari Satu

Penelitian yang baik biasanya melibatkan lebih dari satu orang. Jika perlu, ajaklah orang-orang yang sudah pernah mempublikasikan di Scopus untuk berkolaborasi. Ini akan memberikan penilaian yang lebih baik dari editor jurnal.

4. Hindari Jurnal Predator

Jangan menyerahkan makalah Anda ke jurnal predator. Jurnal yang baik tidak akan mengirimkan undangan melalui email tanpa alasan yang jelas. Cek daftar jurnal predator seperti Beall’s List of Predatory Journals and Publishers.

5. Banyak Berlatih

Latihlah menulis artikel ilmiah dengan membahas hal-hal yang mudah dan Anda kuasai. Meskipun ditolak, jangan mudah menyerah, gunakan tips ini untuk mencoba lagi.

Hindari Dan Ketahui Ciri-Ciri Jurnal Predator

Dosen harus bisa menunjukkan atau menilai apakah jurnal itu termasuk ke dalam kategori predator atau bukan.

Hal tersebut dilakukan agar dapat mencegah penyesalan dan kesia-siaan setelah artikel diterbitkan.

Selain itu, apabila itu dikenal sebagai predator pada saat publikasi, tentunya hal inilah yang harus diantisipasi oleh dosen yang ingin menulis artikel ilmiah dan mempublikasikannya di jurnal.

Bisa jadi jurnal tersebut memang predator dari awal, tapi dosen tidak mengetahuinya, ketika ada yang mengecek ternyata predator, dan dosen yang bersangkutan mengecek lagi dan ternyata predator inilah yang mengagetkan dosen.

Ciri-Ciri Jurnal Predator:

Vanity Publishing atau jurnal Predator merupakan jurnal yang asal publish tanpa memikirkan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, Peer-Review yang minim dan fee yang tinggi dapat diindikasikan sebagai jurnal predator.

Tak hanya itu saja, jurnal Predator sering mengirimkan undangan untuk menulis artikel yang menyanjung dan menyesatkan para peneliti.

Terdapat beberapa kasus jurnal yang sebelumnya dikelola dan diindeks oleh SCOPUS. Namun, hal tersebut berubah menjadi jurnal predator yang hanya mencari keuntungan saja.

Mengapa hal demikian terjadi? Terkadang Scopus tidapk cepat tanggap dalam hal ini, sehingga ada beberapa jurnal predator yang juga terindeks oleh SCOPUS.

Strategi Temukan Novelty Tinggi

Salah satu jurnal yang ada di Unnes, memberikan strategi terbaik dalam cara menembus jurnal Scopus adalah dengan novelty atau unsur kebaruan atau temuan dari sebuah penelitian.

Dari melakukan penelitian, itu harus ada. Karena subjeknya terbatas pada tingkat penemuan. Untuk pengelola jurnal, dapat memprediksi seperti apa hasilnya.

Jadi seberapa tinggi kebaruannya? Jangan terbiasa dengan hasil yang baru, tegasnya. Tapi harus dimulai dari awal, judul, pendahuluan, gap analysis, metodenya unik, menarik, istimewa dan mengarah.

Tips Ampuh Menembus Jurnal Scopus

Cara Tembus Jurnal internasional

Untuk pemula, lebih mudah memasukkan makalah ke dalam konferensi dengan keluaran jurnal Scopus karena biasanya penyelenggara konferensi memberikan kuota besar untuk makalah yang diterima.

Konferensi memiliki tenggat waktu yang ketat sehingga proses review dilakukan dengan cepat, meningkatkan peluang Anda untuk berhasil.

Akhir Kata

Mungkin itu saja yang dapat kami sampaikan mengenai cara tembus jurnal internasional. Semoga informasi tadi dapat bermanfaat bagi kita semua.

FAQ

Apa yang dimaksud dengan “Novelty” dalam jurnal ilmiah dan mengapa penting

Novelty merujuk pada kebaruan atau temuan baru dalam penelitian. Ini penting karena jurnal internasional mencari kontribusi orisinal yang menambah pengetahuan atau menawarkan perspektif baru dalam bidang tertentu. Tanpa unsur novelty, artikel Anda mungkin dianggap kurang menarik atau relevan.

Apakah bisa menembus jurnal internasional tanpa referensi dari jurnal-jurnal top

Meskipun mungkin, menggunakan referensi dari jurnal-jurnal top dapat meningkatkan kredibilitas dan kualitas penelitian Anda. Referensi dari sumber yang diakui menunjukkan bahwa penelitian Anda didasarkan pada landasan teori dan data yang kuat.